Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tren Diet di 2025, Konsumsi Teh Herbal

Jumat, 10 Januari 2025 | Januari 10, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-01-10T09:24:37Z

 

Sejumlah tren diet diprediksi akan populer di 2025. Pola makan masyarakat global, termasuk di Indonesia, akan beralih ke pendekatan yang lebih sadar kesehatan. Foto/Getty Images

IDEAJA.com - Diprediksi bahwa tren diet baru akan menjadi populer pada tahun 2025, dan orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, akan beralih ke pola makan yang lebih sadar kesehatan dan berkelanjutan.


Di tahun 2025, tren diet tidak lagi berfokus pada penurunan berat badan; itu akan lebih berfokus pada mempertahankan keberlanjutan lingkungan, mengurangi penyakit tidak menular (PTM), dan meningkatkan kualitas hidup.

Di tahun 2025, tren diet akan menunjukkan perubahan besar dalam gaya hidup masyarakat. Masyarakat dapat mencegah berbagai masalah kesehatan serta mendukung kelestarian lingkungan dengan mengutamakan makanan yang kaya nutrisi, pola makan yang seimbang, dan pengurangan konsumsi zat berbahaya.

Ini adalah enam tren diet yang diprediksi akan menjadi populer hingga tahun 2025.

Gaya Diet yang Akan Menjadi Populer Tahun 2025


  • Berkonsentrasi pada Protein

Pada tahun 2025, protein akan menjadi bagian penting dari pola makan orang. Ahli kesehatan mengklaim bahwa pola makan yang penuh dengan protein akan membantu orang memperkuat otot dan meningkatkan kesehatan usus, ginjal, dan vitalitas secara keseluruhan.

Dalam program pengendalian berat badan, protein hewani dan nabati, seperti telur, ayam, tahu, tempe, dan ikan, harus menjadi bagian penting dari makanan sehari-hari Anda. Protein juga membantu mengontrol rasa lapar, sehingga sangat membantu.

  • Pola makan Anti-Peradangan

Di tahun 2025, konsumsi makanan anti-peradangan akan menjadi tren besar. Makanan kaya omega-3 seperti ikan, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sayuran hijau dapat membantu mengurangi risiko diabetes, hipertensi, dan penurunan fungsi kognitif.

Pola makan ini juga baik untuk kesehatan mental, menurut ahli gizi, apalagi di zaman sekarang yang penuh tekanan.

  • Ngemil dengan Kacang-kacangan untuk Diet

Kacang-kacangan seperti almond, kacang mete, dan makhana, atau bunga teratai kering, dapat digunakan sebagai pengganti makanan goreng atau olahan lainnya. Meningkatnya kesadaran akan risiko konsumsi makanan tinggi lemak trans yang menyebabkan kolesterol tinggi dan diabetes mendorong tren ini.

Kacang-kacangan akan menjadi camilan utama yang praktis dan sehat karena teksturnya yang renyah dan penuh nutrisi.

  • Menggunakan Teh Herbal

Sebagai bagian dari gaya hidup sehat, teh herbal akan semakin populer. Minuman ini tidak hanya meningkatkan pencernaan dan kesehatan usus, tetapi juga menenangkan.

Teh herbal ini akan menjadi populer sepanjang tahun, bukan hanya selama musim dingin. Varietas seperti jahe, chamomile, dan peppermint akan menjadi favorit masyarakat, menggantikan minuman manis seperti soda atau kopi instan.

  • Mengutamakan Pola Makan Nabati

Di tahun 2025, pola makan nabati akan tetap menjadi tren utama. Ini tidak berarti semua orang akan menjadi vegan atau vegetarian, tetapi sebagian besar orang akan mengurangi konsumsi daging merah dan menggantinya dengan protein nabati, biji-bijian, dan sayuran.

Pola makan ini dianggap lebih ramah lingkungan selain mendukung kesehatan. Meskipun demikian, makanan hewani seperti ikan dan telur masih dianggap sebagai sumber protein dan asam lemak esensial yang penting.

  • Menurunkan Jumlah Gula dan Garam

Ada peningkatan kesadaran akan bahaya konsumsi gula dan garam berlebihan. Pada tahun 2025, orang akan lebih memilih pemanis alami seperti kurma, madu, dan gula aren. Makanan olahan dan cepat saji yang tinggi garam juga akan digantikan oleh makanan segar, salad, dan sup yang rendah sodium.

Jika Anda ingin tetap sehat dalam jangka panjang, prinsip utama yang akan membantu Anda menjaga kesehatan Anda adalah mengurangi jumlah kalori Anda sambil menghindari kekurangan gizi.



×
Berita Terbaru Update